Snell's Law Calculator

Share:

Kalkulator hukum Snellius (n₁sinθ₁ = n₂sinθ₂) gratis — masukkan tiga dari dua indeks bias dan dua sudut, selesaikan yang keempat. Mendeteksi pemantulan internal total. Selaras dengan SBMPTN/SNBT.

RT-SCI-022 · Science

Snell's Law Calculator

Kurikulum
n₁ · sin θ₁ = n₂ · sin θ₂

Masukkan tiga nilai dan biarkan satu kosong — kalkulator akan menyelesaikannya. Sudut dalam derajat (°); indeks bias tidak bersatuan.

Advertisement
After tool · AD-W1Responsive
Informasi alat
Kurikulum
Bahasa Indonesia — Pusat Penilaian Pendidikan + Badan Pengembangan Bahasa
Dibuat berdasarkan
SBMPTN / SNBT Fisika (rangka 2024) — Pembiasan Cahaya (Hukum Snellius)
Sistem satuan
SI utama; pembacaan AS/imperial di bawah
Diterbitkan
2 Jun 2026
Diperbarui
11 Jun 2026

Cara Menggunakan Kalkulator Hukum Snellius

Pilih kurikulum Anda

Gunakan pil kurikulum di atas untuk menyesuaikan silabus Anda. Istilah dan seluruh halaman mengikuti pilihan Anda.

Masukkan tiga nilai

Ketik tiga dari indeks bias medium 1, sudut datang, indeks bias medium 2, dan sudut bias — biarkan yang ingin dicari kosong.

Baca hasil

Kalkulator menyelesaikan besaran yang kosong. Sudut dalam derajat; jika pemantulan internal total terjadi, kalkulator memberi tahu Anda.

Periksa dengan silabus Anda

Blok Informasi Alat menampilkan silabus rujukan. Menemukan yang salah? Gunakan tombol masukan.

Advertisement
After how-to · AD-W2Responsive

Hukum Snellius, dalam Istilah Kurikulum Anda

Hukum Snellius (n₁ sin θ₁ = n₂ sin θ₂)

Contoh soal: Cahaya merambat dari udara (n₁ = 1.00) ke kaca (n₂ = 1.50) dengan sudut datang 30°. Tentukan sudut biasnya.

Diketahui: n₁ = 1.00; θ₁ = 30°; n₂ = 1.50

Ditanya: sudut bias θ₂ = …?

Jawab: dari n₁ sin θ₁ = n₂ sin θ₂,

sin θ₂ = (1.00 × sin 30°) / 1.50 = 0.333 → θ₂ ≈ 19.5°

Hukum Snellius (hukum pembiasan) menjelaskan bagaimana arah cahaya berubah saat melewati batas antara dua medium: n₁ sin θ₁ = n₂ sin θ₂. Di sini n adalah indeks bias (besaran tak bersatuan yang menyatakan seberapa banyak medium memperlambat cahaya), dan θ adalah sudut yang diukur dari garis normal. Saat cahaya masuk ke medium yang lebih rapat (n lebih besar), ia membelok mendekati normal; ke medium yang kurang rapat, ia membelok menjauhi normal.

Jika cahaya berpindah ke medium yang kurang rapat pada sudut yang cukup besar, tidak ada sinar bias yang muncul — semua cahaya dipantulkan kembali. Ini disebut pemantulan internal total, dan kalkulator akan memberi tahu Anda bila itu terjadi. Indeks bias dan sudut tidak punya padanan imperial, jadi hasil ditampilkan apa adanya. Semua perhitungan terjadi di peramban Anda — tidak ada yang diunggah, dan alat bekerja luring setelah halaman dimuat.

Hukum Snellius menjelaskan mengapa sedotan tampak patah di dalam gelas air, dan bagaimana lensa serta serat optik membelokkan cahaya.

10 Fakta tentang Hukum Snellius

01

Hukum Snellius: n₁ sin θ₁ = n₂ sin θ₂.

02

Indeks bias n tidak bersatuan — perbandingan laju cahaya.

03

Indeks bias vakum = 1; air ≈ 1.33; kaca ≈ 1.5.

04

Sudut diukur dari garis normal, bukan permukaan.

05

Ke medium lebih rapat, cahaya membelok mendekati normal.

06

Pemantulan internal total terjadi di atas sudut kritis.

07

Serat optik bekerja dengan pemantulan internal total.

08

Dinamai dari Willebrord Snellius (1621).

09

n = c / v — laju cahaya dibagi laju di medium.

10

Kalkulator ini berjalan di peramban Anda — pekerjaan Anda tetap privat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

  • n₁ sin θ₁ = n₂ sin θ₂ — hasil kali indeks bias dan sinus sudut adalah sama di kedua sisi batas. Kalkulator menyelesaikan besaran yang Anda kosongkan, baik salah satu indeks bias maupun salah satu sudut, dan menangani kasus akar/arcsin secara otomatis.
  • Indeks bias n adalah bilangan tak bersatuan yang menyatakan seberapa banyak suatu medium memperlambat cahaya, didefinisikan sebagai n = c / v, dengan c laju cahaya di vakum dan v laju di medium. Vakum bernilai 1, udara hampir 1, air sekitar 1.33, dan kaca sekitar 1.5. Semakin besar indeks bias suatu medium, semakin lambat cahaya merambat di dalamnya dan semakin besar pula pembelokan yang terjadi di permukaannya.
  • Semua sudut dalam hukum Snellius diukur dari garis normal — garis tegak lurus terhadap permukaan di titik datang — bukan dari permukaan itu sendiri. Ini konvensi standar di semua kurikulum, jadi pastikan sudut Anda diukur dengan cara yang sama.
  • Ketika cahaya berpindah dari medium rapat ke medium kurang rapat pada sudut datang di atas sudut kritis, tidak ada sinar bias yang muncul dan seluruh cahaya dipantulkan. Kalkulator mendeteksi kondisi ini dan memberi tahu Anda alih-alih menampilkan hasil yang mustahil. Sudut datang terkecil yang menyebabkan pemantulan internal total disebut sudut kritis, dan prinsip inilah yang membuat serat optik dapat memandu cahaya sepanjang kilometer tanpa banyak kehilangan.
  • Bisa. Masukkan tiga dari empat besaran (dua indeks bias dan dua sudut), biarkan yang keempat kosong — kalkulator menyusun ulang n₁ sin θ₁ = n₂ sin θ₂ dan menyelesaikan yang hilang.
  • Fisikanya — hukum Snellius — sama di seluruh dunia. Yang berubah adalah istilah; "pembiasan" disebut 折射 dalam bahasa Tionghoa, sedangkan siswa SBMPTN melihat istilah Indonesia. Nilai yang dihitung tetap sama.
  • Blok Informasi Alat mencantumkan silabus tepat untuk kurikulum pilihan Anda (mis. SBMPTN/SNBT Fisika). Ini alat bantu belajar, bukan pengganti silabus resmi atau guru Anda.
  • Tidak. Setiap perhitungan terjadi di peramban Anda; tidak ada yang Anda ketik diunggah. Bekerja luring setelah halaman dimuat.
  • Sepenuhnya gratis, tanpa akun atau batas penggunaan. Berjalan penuh di peramban Anda dan tidak mengumpulkan data pribadi.

Related News

You may be interested in these recent stories from our newsroom.

No related news yet for this tool. Our editorial team publishes new pieces every week.

Browse all news →
Advertisement
Pre-footer · AD-W3 728 × 90

75 more free tools

Calculators, converters, security tools — no signup.